lagi,,,,,,Aku dibuat Nangis oleh Sebuah NovEl!!!
Udah Hampir Tiga Minggu Ini,,,, Kuliah Dimulai. Di Solo,,,Yang katanya Kota Yang Berbudaya. TEpatnya Di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Univ sebelas Maret Surakarta.
Selama Di Solo, Aku ngekost Di jalan Surya 2. Sebenernya si Belom bisa Disebut Ngekost,, Ntar Oktober Aku Baru Punya Kamar Sendiri. Karena Dulu seminggu Sebelom Registrasi Aku masih di Jakarta, Ga mikir Cari Kost Ato liat2 kampus gitu,,,,Akhirnya baru sehari sebelom OSmaru (orientasi Mahasiswa baru) Aku baru nyari2 kost bareng Kakak Yang emang Udah Duluan Di UNS(teknik Sipil 2004), sampai Di sana Aku ditunjUkkiN Beberapa Tempat Kost,,,, Gila,,,,, Semuanya Pada Penuh. Ada 2 kamar Yang Kosong,, Tapi sempit,,,TErpenCil, MAsi Kotor, Mahal Pula?????
AkhirNya Aku Ga Dapet Kost!!!
Akhirnya Aku Numpang di Tempat Mba Nisrin,,,, TEmen Kakak SMA(hukum 2004), Yang Kakak Kelas SMA ku Juga,,,,,Wuihh,,,,Orangnya BAek Banget!!!
Nah,,,di kamar Mba Nisrin ada banyak banget Novel2 koleksinya. Emang Dy hobi Banget Baca???? Bak gayung bersambut Aku pUn seneng BAnget???(halah…???) Mulai deh ngelahap novel2 yang ada di kamar??? Sebelomnya si Pinjem KCBnya Risa dulu,,,,Nangis tapi cuma dikit….Hehehe5
Sampe ada NovEl warna ijo Yang awalnya aku Ga tertarik,,tapi kata temenku ceritanya bikin Nangis,,,,
Judulnya SOLANDRA,,,, Novel ke 70 Mira W,,,,Ceritanya Seorang istri yang kena kanker rahim,,
Wuahhhhh,,,,sumpah tu Novel bikin merinding,,,,nangis,,,,
Terlahir sebagai Mira Widjaja, seorang dokter lulusan FK Usakti (1979) dan penulis novel yang begitu aktif. Karyanya begitu banyak. Yang terlaris Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi mencapai oplah 10.000, dan mengalami lima kali cetak ulang.
Sejumlah karyanya sudah difilmkan: Kemilau Kemuning Senja, Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, Ketika Cinta Harus Memilih, Permainan Bulan Desember, Tak Kupersembahkan Keranda Bagimu, dll. Pemfilman karyanya mungkin karena faktor ayahnya, Othiel Widjaja, yang dulunya produser Cendrawasih Film.
Mira mengakui karyanya tidak mendalam. Karya-karyanya dipengaruhi oleh karya- karya Nh. Dini, Marga T., J.B. Mangunwijaya, Agatha Christie, Pearl S. Buck, dan Harold Robbins. Karena berasal dari lingkungan yang sama, kedokteran, Mira yang bungsu dari lima bersaudara ini merasa karyanya dekat dengan karya Marga T.
Ia mengaku mulai menulis sejak kecil, dan karangan pertamanya, Benteng Kasih, dimuat di majalah Femina, 1975, dengan honor Rp 3.500. Pengarang yang populer di kalangan remaja ini memakai bahasa yang komunikatif, bahkan dalam dialognya banyak menggunakan bahasa prokem.
Mira sudah melanglang di lima benua, dengan honor tulisannya. Praktek dokter dibukanya petang hari, sedangkan pagi ia bertugas sebagai Ketua Balai Pengobatan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta.

Loading...